Senin, 15 Maret 2010

Tulisan Softskill

@ Tujuh Hal yang Pasti Ada dalam Serial Drama Korea @

Annyonghaseyo.... Berawal dari kesukaan ku menonton serial drama korea membuat aku ingin menulis tentang serial drama korea. Yang ingin aku tulis bukan untuk mengkritik atau membanding-bandingkan drama serial korea dengan serial (sinetron) di Indonesia, Tapi justru aku berharap tulisan aku ini dapat memberi inspirasi bagi pekerja seni di Indonesia agar dapat menghasilkan karya yang lebih bagus lagi (bukan menjiplak) bahkan kalau bisa mampu menembus pasar asia. Amin.

1. @ Adat ketimuran ( Budaya Hormat )

Korea sekarang sudah menjadi negara maju dimana sudah dapat memproduksi sendiri alat elektronik, handphone maupun mobil bahkan hasil produksinya tersebut sangat terkenal hampir di seluruh dunia. Walaupun kaya gitu masyarakat korea masih sangat menjunjung tinggi adat ketimuran. Dalam serial drama hal itu kita bisa lihat bahwa di setiap adegan tidak pernah lupa untuk memberi hormat kepada orang yang lebih tua ( dengan cara menundukan kepala tentunya) sekalipun apabila terdapat adegan konflik antara anak dan orang tua tidak pernah menampilkan kekurang-ajaran apalagi kekerasan. Selain itu budaya hormat yang tidak pernah dilupakan untuk ditampilkan adalah setelah melakukan pernikahan, pasangan tersebut diharuskan menggunakan pakaian tradisional korea (hanbok) dan memberi hormat kepada orang tua maupun mertua dengan cara khas nya sendiri.

2. @ Budaya Makan dan Minum

Masyarakat korea sangat suka makan karena korea kaya akan berbagai jenis makan ( gak kalah juga sih sama Indonesia). Jadi tidak heran jika didalam drama serial yang disajikan selalu menampilkan adegan makan terutama makan makanan khas korea seperti kimchi, nasi campur, jajanan kue beras, baso ikan dan mie ramen. Yang menarik bagi aku adalah saat ada adegan sedih atau kesal selalu dilampiaskan dengan makan sebanyak-banyaknya sampai mulut sang pemain sangat penuh dan kadang sambil mengeluarkan air mata. Lalu makan mie ramen langsung dari pancinya dalam keadaaan panas-panas dengan menggunakan suplit stanliss yang panjang, jujur ya setiap melihat adegan ini langsung selera makan mie aku muncul,,emmm..kadang aku ngikutin loch..tapi gak langsung dari pancinya,hehehe...

Selain itu masyarakat korea juga tidak bisa lepas dengan budaya minum teh dan arak. entah mungkin asalnya karena memang sudah turun menurun atau memang karena faktor musim. Di serial drama hal ini hampir selalu aku lihat jika jalan ceritanya mengkisahkan adegan keputus-asaan., biasanya sih karena masalah percintaan.

3. @ Oppa Jadi Idola

Satu hal yang aku sangat sadari saat menonton drama serila korea adalah mata ku tidak ingin berpaling ke serial yang lain. Hal itu dikarenakan di setiap drama korea selalu aku melihat artis-artis nya yang good looking, maksudnya artis cowok yang ganteng dan artis cewek yang cantik ( yaialah..).

Peran utama biasanya punya basic modeling..punya tampang dan penampilan yang oke. Gak heran deh kalau yang nonton drama serial korea pasti mengidolakan pemain-pemainnya, apalagi buat cewek-cewek yang nonton pasti sangat mengidolakan artis-artis cowoknya. ehhmm..kalo udah kaya gitu manggilnya ditambah-tambahin deh..bukan Cuma nama ajah tapi pasti ditambahin kata ’oppa’ (red, uppa artinya kakak laki-laki, biasanya di pakai untuk sepasang kekasih).

4. @ Lokasi yang Indah

Orang korea sangat pintar dalam memanfaatkan sumber daya nya loch.. mereka memanfaatkan lokasi pemandangan yang indah disetiap pembuatan drama serial, jadi gak heran jika di drama serial korea selalu menampilkan lokasi pemandangan yang indah seperti pemandangan laut di pulau jeju, rumah peninggalan kerajaan terutama untuk film kolosal dan juga kuil-kuil. ( wah,patut di contoh tuh..kan Indonesia kaya akan pemandangannya yang indah,ya gak..?) . dan yang gak kalah penting yaitu setiap lokasi yang dijadikan tempat syuting adalah asli seperti ceritanya bukan dibuat-buat, misalkan di drama serial ’Princes Hour’, sang pangeran melakukan hubungan dua negara yang mengharuskan pergi ke thailand..nah adegan itu bener-bener dilakukan di Thailand. Salut deh untuk produsernya,soalnya mampu ngebiayain adegan itu padahal itu Cuma beberapa adegan dan hanya sebuah cerita serial drama loch bukannya film..(Ehhmm..Indonesia kapan ya kaya gitu..?)

5. @ Cerita yang segar, menarik dan jelas

Beda hasil beda pula cara pembuatannya, sepengetahuan aku di korea serial drama baru akan dibuat jika sang penulis cerita selesai menyusun cerita nya sehingga serial drama korea punya kejelasan alur cerita dan biasanya jumlah episodenya tidak terlalu panjang, paling sedikit enam belas episode dan paling banyak untuk serial drama adalah dua puluh delapan episode. Kecuali untuk drama kolosal itu biasanya jumlah episodenya agak panjang kurang lebih sekitar enam puluh dua episode.

Selain itu cerita yang disajikan sangat berkesan walupun dilihat sekilas kadang punya kesamaan alur cerita dengan serial lainnya tapi serial drama korea selalu menampilkan peran-peran utama nya yang sangat berkarakter atau bahkan mampu menampilkan karakter baru yang segar dan kuat. Seperti pembuat roti atau kue dalam serial ’my name kim sam soon dan sunshinne of love’, lalu pendiri kedai kopi dalam serial ’coffee prince’, General Manajer sebuah hotel dalam serial ’Hottelier’, penyunting majalah busana dalam serial ’Style’, aktor terkenal dan penulis skenario film dalam serial ’Full house’ dan masih banyak lagi. Jujur nih, kadang terbersit dalam hati ingin menjadi karakter-karakter itu.,(ngehayal.com) heheheh...

Dengan kemunculnya karakter baru itu kadang cerita atau adegan per adegan dalam serial drama korea susah untuk ditebak sehingga membuat penasaran bagi yang menontonnya (termasuk aku..)

6. @ Soundtrack yang Nge-Hist

Ada akting pasti ada musik,,kalo gak ada musik ibarat masakan hambar rasanya kalo gak pake garam. Musik dapat mengekspresikan jiwa dan perasaan pemainnya, musik yang punya makna sesuai dengan cerita drama nya dan eazy listening (mungkin karena liriknya yang kadang di Mix dengan bahasa Inggris) dapat memberikan kedekatan emosi bagi yang menontonnya. Oleh karena itu gak heran kalo original soundtrack-nya menjadi hist dimana-mana,bahkan saking hist-nya dijual OST dalam bentuk CD., yang anehnya kadang yang suka dengan lagu dalam OST itu gak tau nama penyanyi nya. (Loch..Loch...?)

Dulu waktu korean-pop belum booming aku juga gak tahu nama-nama penyanyinya, nah sekarang Korean-pop udah booming lumayan tau lah nama-nama penyanyinya.,heheheh...

7. @ Sponsor – sponsor Elektronik dan IT

Bagi yang suka sama serial Boys Before Flower pasti udah gak kaget lagi kalo di serial korea selalu punya sponsor eletronik yang keren-keren. Yang paling standar adalah hanphone dan mungkin yang paling besar adalah mobil karena dari yang aku perhatikan untuk cerita yang gak semewah Boys Before Flower (meteor garden versi korea) aja sudah punya sponsor Handphone yang keren dan setiap pemain pake merk handphone yang sama (Upss,gak boleh menyebutkan merk..).

Untuk adegan yang gak mengharuskan pakai handphone atau mobil pribadi, serial drama korea selalu memperlihatkan keunggulannya dalam bidang IT yang lain,misalkan ada adegan pakai bis umum,selalu pakai bis umum yang sudah canggih dimana kalo ingin bayar ataupun turun tinggal teken tombol aja. (yaialah..namanya juga negara yang udah maju IT nya)

Itulah beberapa hal yang pasti ada dalam serial drama korea versi aku,, mungkin masih banyak versi lain yang berbeda yang ditulis oleh penikmat serial drama korea lainnya. Buat sesama penggemar serial drama korea,moga seneng ya baca tulisan aku ini,Kamsahamnida..Annyonghaseyo.. ^_^ v

By : Riri Amalia

Tulisan Softskill

SISTEM AKUNTANSI PENGGAJIAN


1. Sistem Penggajian

Sistem penggajian merupakan sistem pembayaran atas jasa yang diserahkan oleh karyawan yang bekerja sebagai manajer, atau kepada karyawan yang gaji dibayarkan bulanan, tidak tergantung dari jumlah jam atau hari kerja atau jumlah produk yang dihasilkan

Pada dasarnya sistem penggajian diberikan kepada karyawan perusahaan yang bersifat tetap. Jadi karyawan tersebut bekerja secara rutin terus menerus dan melakukan pekerjaan sesuai dengan peraturan dan wewenang yang diberikan kepada mereka. Sedangkan karyawan tidak tetap menggunakan sistem pengupahan.

Dalam sistem penggajian pembayaran gaji dilaksanakan oleh beberapa fungsi. Fungsi yang terkait dalam sistem penggajian adalah Fungsi Kepegawaian, Fungsi Personalia, Fungsi Akuntansi, dan Fungsi Keuangan. Dimana tugas masing-masing fungsi tersebut saling berhubungan.


2. Sistem Akuntansi Penggajian

Sistem akuntansi adalah organisasi, formulir, catatan, dan laporan yang dikoordinasi sedemikian rupa untuk menyediakan informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen guna memudahkan pengelolaan perusahaan. Sistem akuntansi penggajian adalah satu kesatuan atau sekelompok komponen-komponen yang terdiri atas dokumen-dokumen, catatan-catatan, prosedur-prosedur, dan alatalat yang digunakan untuk mengolah data penggajian dengan tujuan menghasilkan laporan dalam bentuk informasi keuangan yang dibutuhkan oleh manajemen perusahaan dan pihak-pihak lain yang berkepentingan.


3. Elemen-Elemen Dalam Sistem Akuntansi Penggajian

  • ¨ Fungsi Yang Terkait Dalam Sistem Penggajian

Fungsi yang terkait dalam sistem penggajian adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Kepegawaian

Fungsi ini bertanggung jawab untuk mencari karyawan baru, menyeleksi calon karyawan, memutuskan penempatan karyawan baru,membuat surat keputusan tarif gaji, kenaikan pangkat dan golongan gaji, mutasi dan pemberhentian karyawan. Fungsi ini berada di tangan bagian kepegawaian di bawah Departemen Personalia dan Umum.

2. Fungsi Pencatat Waktu

Fungsi ini bertanggung jawab untuk menyelenggarakan catatan waktu hadir bagi semua karyawan perusahaan. Fungsi pencatat waktu berada ditangan bagian pencatat waktu di bawah Departemen Personalia dan Umum.

3. Fungsi Pembuat Daftar Gaji

Fungsi ini bertanggung jawab untuk membuat daftar gaji yang berisi penghasilan bruto yang menjadi hak dan berbagai potongan yang menjadi beban karyawan selama jangka waktu pembayaran gaji.Fungsi ini berada di tangan bagian Gaji.

4. Fungsi Akuntansi

Fungsi Akuntansi bertanggung jawab mencatat kewajiban yang timbul dalam hubungan dengan pembayaran gaji. Fungsi akuntansi yang menangani prosedur penggajian berada di tangan : Bagian Utang, Bagian Kartu Biaya dan Bagian Jurnal.

a) Bagian Utang, Bagian ini memegang fungsi pencatat utang yang dalam prosedur penggajian bertangung jawab memproses pembayaran gaji seperti yang tercantum dalam daftar gaji. Selain itu juga berfungsi menerbitkan bukti kas keluar.

b) Bagian Kartu Biaya. Bertanggung jawab untuk mencatat distribusi biaya ke dalam kartu harga pokok dan kartu biaya berdasar rekap rekap daftar gaji dan kartu jam kerja.

c) Bagian Jurnal. Bagian ini memegang fungsi pencatat jurnal bertanggung jawab untuk mencatat biaya gaji dalam jurnal umum.

5. Fungsi Keuangan

Bertanggung jawab untuk mengisi cek guna pembayaran gaji dan menguangkan cek tersebut ke bank. Uang tersebut kemudian dimasukan ke dalam amplop gaji dan di bagikan kepada karyawan yang berhak. Fungsi Keuangan berada di bagian kassa.

¨ Dokumen Yang Digunakan Dalam Sistem Penggajian

Dokumen yang digunakan dalam sistem penggajian adalah:

1. Dokumen pendukung perubahan gaji

Dokemen ini umumnya dikeluarkann oleh fungsi kepegawaian berupa :

a) Surat Keputusan pengangkatan karyawan baru

b) Surat Keputusan kenaikan pangkat

c) Surat Keputusan perubahan tarif

d) Surat Keputusan penurunan pangkat

e) Surat Keputusan pemberhentian sementara dari pekerjaan (skorsing)

f) Surat Keputusan pemindahan dan sebagainya

2. Kartu Jam Hadir

Dokumen ini digunakan oleh fungsi pencatat waktu untuk mencatat jam hadir karyawan. Catatan jam hadir ini dapat berupa daftar hadir biasa, dapat pula berbentuk kartu hadir yang diisi dengan mesin pencatat waktu

Kartu hadir menyediakan tempat untuk mengisi nama dan nomor karyawan dan biasanya mencakup suatu periode pembayaran gaji. Setelah di isi, kartu hadir itu memperlihatkan saat pekerjaan memulai danmengakhiri pekerjaan setiap hari atau setiap shift selama periode pembayaran gaji tersebut, dengan menunjukan pula semua jam lembur dan jam upah premi.

3. Rekap Daftar Gaji

Dokumen ini merupakan ringkasan gaji per departemen yang dibuat berdasarkan daftar gaji. Disrtibusi biaya tenaga kerja ini dilakukan oleh fungsi akuntansi biaya dengan dasar rekap daftar gaji.

4. Surat Pernyataan Gaji

Dokumen ini dibuat sebagai catatan bagi setiap karyawan mengenai rincian gaji yang diterima setiap karyawan beserta berbagai potongan yang menjadi beban setiap karyawan.

5. Amplop Gaji

Uang gaji karyawan diserahkan kepada setiap karyawan dalam amplop gaji. Dihalaman amplop gaji ini berisi informasi mengenai nama karyawan, indentifikasi karyawan dan jumlah gaji bersih yang diterima karyawan dalam waktu tertentu

6. Bukti Kas Keluar

Dokumen ini merupakan perintah pengeluaran uang yang dibuat oleh fungsi keuangan, berdasarkan informasi dalam daftar gaji yang diterima dari fungsi pembuat daftar gaji.

  • ¨ Catatan Akuntansi

Catatan akuntansi yang digunakan dalam pencatatan gaji adalah :

1. Jurnal Umum

Dalam pencatatan gaji dan upah ini jurnal umum digunakan untuk mencatat distribusi biaya tenaga kerja ke dalam setiap departemen dalam perusahaan.

2. Kartu Harga Pokok Produk

Catatan ini digunakan untuk mencatat gaji tenaga kerja langsung yang dikeluarkan untuk pesanan tertentu.

3. Kartu Biaya

Catatan ini digunakan untuk mencatat biaya tenaga kerja tidak langsung dan biaya kerja non produksi setiap departemen dalam perusahaan. Sumber informasi untuk pencatatan kartu biaya ini adalah bukti memorial.

4. Kartu Penghasilan Karyawan

Catatan ini digunakan untuk mencatat penghasilan dan berbagai potongannya yang diterima oleh setiap karyawan. Informasi dalam kartu penghasilan ini di pakai sebagai dasar perhitungan PPh 21 yang menjadi beban setiap karyawan. Disamping itu, kartu penghasilan karyawan ini digunakan sebagai tanda terima gaji karyawan dengan menandatangani kartu tersebut oleh karyaan yang bersangkutan. Dengan tanda tangan pada kartu penghasilan karyawan ini, setiap karyawan hanya mengetahui gajinya sendiri, sehingga rahasia penghasilan karyawan tertentu tidak diketahui karyawan yang lain.

¨ Laporan-Laporan Yang Dihasilkan

Laporan-laporan yang dihasilkan sistem akuntansi penggajian adalah sebagai berikut (Usry,1994:401) :

a. Laporan Biaya Gaji

Laporan biaya gaji yang dikeluarkan tiap bulan yang dikirim kepada tiap departemen atau bagian perusahaan, yang menunjukan perbandingan biaya aktual denga angka-angka biaya taksiran.

b. Laporan Prestasi Kerja Karyawan

Laporan prestasi kerja karyawan dibuat harian, yang berisi nomor pegawai, jam kerja aktual, standar jam out put serta prosentaseprosentase kerja guna meningkatkan efektifitas laporan ini.

c. Laporan Prestasi Kerja Departemen

Laporan prestasi kerja karyawan menurut departemen berisi nama departemen, jam kerja aktual, standar jam kerja serta prosentasiprosentasi kerja.

  • ¨ Unsur Pengendalian Intern Pada Sistem Penggajian

Elemen-elemen yang terdapat sistem pengendalian intern yang terkait dalam sistem penggajian adalah :

a) Organisasi

1. Fungsi pembuat daftar gaji harus terpisah dari fungsi pembayaran gaji.

2. Fungsi pencatatan waktu hadir harus terpisah dari fungsi operasi.

b) Sistem otorisasi dan Prosedur Pencatatan

1. Setiap orang yang namanya tercantum dalam daftar gaji harus memiliki surat keputusan pengangkatan sebagai karyawan perusahaan yang ditandatangani oleh direktur utama.

2. Setiap perubahan gaji karyawan karena perubahan pangkat, perubahan tarif gaji, tambahan keluarga harus didasarkan pada surat keputusan direktur keuangan.

3. Setiap potongan atas gaji karyawan selain dari pajak penghasilan karyawan harus didasarkan surat potongan gaji yang diotorisasi oleh fungsi kepegawaian.

4. Kartu jam hadir harus diotorisasi oleh fungsi pencatat waktu.

5. Perintah lembur harus diotorisasi oleh kepala departemen karyawan yang bersangkutan.

6. Daftar gaji harus diotorisasi oleh fungsi personalia.

7. Bukti kas keluar untuk pembayaran gaji harus diotorisasi oleh fungsi akuntansi.

8. Perubahan dalam catatan penghasilan karyawan direkonsiliasi dengan daftar gaji karyawan.

c) Praktek Yang Sehat

1. Kartu jam hadir harus dibandingkan dengan kartu jam kerja sebelum kartu yang terakhir ini dipakai sebagai dasar distribusi biaya tenaga kerja langsung.

2. Pemasukan kartu jam hadir ke dalam mesin pencatat waktu harus diawasi oleh fungsi pencatat waktu.

3. Pembuatan daftar gaji harus diveritifikasi kebenaran dan ketelitian perhitungannya oleh fungsi akuntansi keuangan sebelum dilakukan pembayaran.

4. Perhitungan pajak penghasilan karyawan direkonsiliasi dengan catatan penghasilan karyawan.

5. Catatan penghasilan karyawan disimpan oleh fungsi pembuat daftar gaji.

  • ¨ Jaringan Prosedur Yang Membentuk Sistem Penggajian

Sistem penggajian terdiri dari jaringan prosedur berikut ini :

1. Prosedur Pencatatan Waktu Hadir

Prosedur ini bertujuan untuk mencatat waktu hadir karyawan. Diselenggarakan oleh fungsi pencatat waktu dengan menggunakan daftar hadir pada pintu masuk kantor atau pabrik. Pencatatan waktu hadir ini di selenggarakan untuk menentukan gaji karyawan yang diterima setiap bulan, apakah gaji yanng diterima peuh ataukah harus dipotong akibat ketidak hadiran mereka. Selain itu juga digunaka untuk mengetahui apakah karyawan biasa mendapatkan gaji biasa saja atau menerima tunjangan lembur.

2. Prosedur Pembuat Daftar Gaji

Fungsi pembuat daftar gaji adalah membuat daftar gaji karyawan. Data yang dipakai sebagai dasar pembuatan daftar gaji adalah surat-surat keputusan mengenai pengangkatan karyawan baru, kenaikan pangkat, pemberhentian karyawan, penurunan pangkat, daftar bulan sebelumnya dan daftar hadir. PPh 21 dihitung oleh fungsi pembuat daftar gaji atas dasar yang tercantum dalam kartu penghasilan karyawan.

3. Prosedur Distribusi Biaya Gaji

Dalam prosedur distribusi biaya gaji, biaya tenaga kerja didistribusikan kepada departemen-departemen yang menikmati manfaat kerja. Distribusi biaya tenaga kerja ini dimaksudkan untuk pengendalian biaya dan perhitungan harga pokok produk.

4. Prosedur Penbuatan Bukti Kas Keluar

Dibuat oleh fungsi akuntansi kepada fungsi keuangan berdasarkan informasi dalam daftar gaji yan diterima dari pembuat daftar gaji.

5. Prosedur Pembayaran Gaji

Prosedur pembayaran gaji melibatkan fungsi akuntansi adn fungsi keuangan. Fungsi akuntansi membuat perintah pengeluaran kas kepada fungsi keuangan untuk menulis cek untuk pembayaran gaji. Fungsi keuangan kemudian menguangkan cek tersebut ke bank dan memasukan uang ke amplop gaji.

  • ¨ Bagan Alir Dokumen Sistem Akuntansi Penggajian

Kegiatan atau proses dari sistem akuntansi penggajian dapat dilihat secara umum melalui bagan alir dokumen yang dideskripsikan urutan peristiwa dari sistem yang dijalankan.

Berikut ini adalah uraian dari bagan alir sistem penggajian diatas:

1. Bagian Pencatatan Waktu

a. Mencatat waktu hadir tiap karyawan dalam kartu jam hadir

b. Membuat daftar hadir karyawan atas kartu jam hadir

c. Menyerahkan daftar hadir dilampiri dengan kartu jam hadir ke bagian gaji dan upah.

2. Bagian Gaji dan Upah

a. Menerima daftar hadir dilampiri dengan jam hadir dari bagian pencatat waktu

b. Membuat daftar gaji atas dasar daftar hadir dan surat keputusan mengenai jabatan atau tarif gaji karyawan yang dikeluarkan oleh bagian kepegawaian.

c. Membuat rekap daftar gaji tiap departemen

d. Mencatat penghasilan karyawan dalam kartu penghasilan karyawan berdasarkan data dalam daftar gaji.

e. Mengirim daftar gaji (2 lembar), rekap daftar gaji (2 lembar), surat pemberitahuan gaji dan kartu penghasilan karyawan ke bagian utang.

f. Menerima bukti kas keluar lembar 3 dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 2 yang telah dicap lunas dan kartu penghasilan karyawan dari kepala bagian kassa.

g. Mengarsipkan bukti kas keluar dan daftar gaji urut tanggal.

h. Mengarsipkan kartu penghasilan karyawan urut nama karyawan.

3. Bagian Utang

a. Menerima daftar gaji (2 lembar), rekap daftar gaji (2 lembar), surat pemberitahuan gaji dan kartu penghasilan karyawan dari bagian gaji dan upah

b. Membuat bukti kas keluar 3 lembar atas dasar daftar gaji.

c. Mencatat bukti kas keluar dalam register bukti kas keluar.

d. Mendistribusikan kas keluar dan dokumen pendukungnya sebagai

berikut :

1. Lembar ke 1 dan ke 3 diserahkan ke bagian kassa, dilampiri dengan daftar gaji lembar 1 dan 2, rekap daftar gaji lembar 2, surat pemberitahuan gaji dan kartu penghasilan karyawan.

2. Lembar ke 2 diserahkan ke bagian jurnal, buku besar dan laporan, dilampiri dengan rekap daftar gaji lembar 1.

e. Menerima bukti kas keluar lembar 1 dari bagian kassa dilampiri dengan daftar gaji lembar 1 dan rekap daftar gaji lembar 2.

f. Mencatat nomor cek yang tercantum dalam kas keluar lembar 1 ke dalam register kas keluar.

g. Menyerahkan bukti kas keluar ke bagian jurnal, buku besar dan laporan dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 1 dan rekap daftar gaji lembar ke 2.

4. Bagian Kassa

a. menerima bukti kas keluar dari bagian utang, dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 1 dan rekap daftar gaji lembar ke 2, surat pemberitahuan gaji dan kartu penghasilan karyawan.

b. Mengisi cek sejumlah uang yang tercantum dalam daftar gaji dan memintakan tanda tangan atas cek dari pejabat yang berwenang.

c. Menguangkan cek ke bank

d. Memasukkan uang gaji dan surat pemberitahuan gaji ke dalam amplop tiap-tiap karyawan.

e. Membagikan amplop gaji kepada karyawan yang berhak dan meminta tanda tangan sebagai bukti penerimaan gaji dari karyawan pada kartu penghasilan karyawan.

f. Membubuhkan cap “lunas” pada bukti kas keluar lembar ke 1 dan ke 3 daftar gaji lembar ke 1 dan ke 2, rekap daftar gaji lembar ke 2.

g. Mendistribusikan bukti kas keluar sebagai berikut :

1. Lembar ke 1 diserahkan ke bagian utang, dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 1 dan rekap daftar gaji lembar ke 2

2. Lembar ke 3 diserahkan ke bagian gaji dan upah dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 2 dan kartu penghasilan karyawan.

5. Bagian Jurnal

a. menerima bukti kas keluar lembar ke 2 dan rekap daftar gaji lembar ke 1 ke bagian utang, dilampiri dengan rekap daftar gaji lembar ke 1.

b. Mencatat bukti kas keluar tersebut ke dalam jurnal umum.

c. Menyerahkan bukti kas keluar lembar ke 2 dan rekap daftar gaji lembar ke 1 ke bagian kartu persediaan dan kartu biaya.

d. Menerima bukti kas keluar lembar ke 1 dari bagian utang dilampiri dengan daftar gaji lembar ke 2.

e. Mencatat bukti kas keluar lembar ke 1 dalam register cek.

f. Mengarsipkan bukti kas keluar lembar ke 1 dan rekap daftar gaji lembar ke2.

6. Bagian Kartu Biaya

a. Menerima bukti kas keluar lembar ke 2 dari bagian jurnal, buku besar dan laporan dilampiri dengan rekap daftar gaji lembar ke 1.

b. Mencatat bukti kas keluar dalam kartu biaya.

c. Mengarsipkan bukti kas keluar lembar ke 2 dilampiri dengan rekap daftar gaji lembar ke 2 menurut nomor urut bukti kas keluar


Daftar Pustaka :

Mulyadi. 2001. Sistem Akuntansi, Jakarta: PT. Salemba Empat

Usry, 1994. Akuntansi Biaya Perencanaan Dan Pengendalian, Erlangga

Tulisan Penelitian Ilmiah aquw

ABSTRAK

Riri Amalia. 20206835

PENGARUH PRODUK HILANG DALAM PROSES DISTRIBUSI TERHADAP LAPORAN RUGI LABA PADA PDAM TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI

PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2009

Kata Kunci : Produk Hilang, Laporan Rugi Laba

( ix+39+Lampiran )

PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan air minum dimana dalam pendistribusian produk yang dihasilkan melalui sistem perpipaan. Walaupun terlihat mudah dan aman namun hilangnya air sering kali terjadi. Pipa – pipa yang terpasang tersebut mengalami kebocoran yang mengakibatkan kehilangan air. Kebocoran membutuhkan biaya perbaikan yang tidak sedikit, sumber daya manusia yang ahli dalam bidang perpipaan, dan pengembalian atas biaya yang dikeluarkan untuk mengatasi kebocoran tersebut tidak dengan cepatnya dapat diterima oleh PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi.

Objek penelitian ini adalah Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Kota Bekasi merupakan perusahaan yang memberikan pelayanan air minum bagi penduduk wilayah Bekasi Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana menganalisa pengaruh produk hilang dalam proses distribusi terhadap laporan rugi laba dan apakah produk hilang dalam proses distribusi berpengaruh terhadap laporan rugi laba perusahaan. Metode penelitian secara deskriptif komparatif dengan perhitungan menggunakan pendekatan rata – rata, dimulai dengan menghitung rata – rata persentase kehilangan air kemudian hasilnya dibandingkan dengan rata – rata rugi laba perusahaan. Berdasarkan hasil analisa secara deskriptif komparatif tersebut diketahui bahwa produk hilang dalam proses distribusi atau kehilangan air tidak berpengaruh terhadap laporan rugi laba.

Daftar Pustaka ( 2000 – 2008 )

Kamis, 04 Maret 2010

Tulisan Softskill 1_Manajemen Strategi

Tulisan soffskill

RIRI AMALIA

20206835

4EB11

# Sekilas Tentang Manajemen Strategi dan CEO #

@ MenU@

  1. Apa itu manajemen strategi ?
  2. Mengapa manjemen strategi itu penting ?

Ø Sekilas tentang CEO

Ø kiat-kiat menjadi CEO

@ Isi MenU@

  1. Apa itu manjemen strategi ?

Ø manajemen strategi adalah seni dan ilmu penyusunan,penerapan, dan pengevaluasian keputusan – keputusan lintas fungsional yang dapat memungkinkan suatu perusahaan mencapai sasarannya

Ø manajemen strategi adalah proses penerapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran tersebut,serta mengalokasian sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi. Manajemen strategi mengombinasikan aktivitas-aktivitas dari berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi

  1. Mengapa manajemen strategi itu penting ?

Karena manajemen strategi merupakan aktivitas manjemen tertinggi yang biasanya disusun leh dewan direktur dan dilaksanakan oleh CEO serta tim eksekutif organisasi tersebut. Manajemen strategi mamberikan arahan menyeluruh untuk perusahaan dan terkait erat dengan bidang perilaku organisasi

Ø Sekilas tentang CEO

CEO singkatan bahasa inggris dari Chief Executive Officer ( Indonesia: Pejabatan eksekutif tertinggi )adalah jabatan tertinggi di suatu perusahaan dan mempunyai tugas untuk memimpin suatu perusahaan dan tanggung jawab untuk kestabilan perusahaan terebut. Namun title CEO sering mempunyai banyak tafsiran dalam penggunaannnya karena sering diasosiasikan sebagai president atau direktur utama dalam suatu perusahan dan dalam banyak organisasi malah digambarkan lebih penting dari pada president direktur perusahaan sebab ia mempunyai tugas yang lebih luas dari pada president direktur.

Dari penjelasan diatas,,siapa yang tidak ingin menjadi CEO..? setiap orang yang interest dengan dunia bisnis pasti mendambakan jabatan tersebut. Nah, bagi pembaca yang kelak ingin menjadi CEO,berikut ada kiat-kiat nya..

Ø Kiat-kiat menjadi CEO

    1. Bersetialah pada suatu bidang usaha ( Loyalitas )
    2. masuklah bidang-bidang dengan exposure tinggi ( target yang terukur dan terlihat dengan cepat ) seperti bidang keuangan, penjualan dan pemasaran.
    3. ikutilah kegiatan informal diperusahaan, sebab orang eksekutif bisa belajar memimpin ala CEO disini
    4. bergabunglah dalam kegiatan organisasi seperti asosiasi terkait dengan industri atau profesi untuk mengembangkan jaringan atau relasi
    5. masuklah sekolah bisnis setingkat MBA, sebagai bekal untuk memahami soal leadership dan senjata bernegosiasi dalam karier

Daftar Pustaka :

http://id.wikipedia.org/

Majalah Warta Ekonomi

Jumat, 26 Februari 2010

TUGAS SOFTSKILL 1_Manajemen Strategi


TUGAS 1_SOFTSKILL 2

1. a. Jelaskan bagaimana bagan proses manajemen strategi?

Bagan tersebut menggambarkan cara para perencana strategi menentukan sasaran & mengambil keputusan.

Proses Manajemen Strategik meliputi :

1. Mendefinisikan kegiatan utama organisasi (core business), Menetapkan/mengem-bangkan visi dan misi organisasi

2. Menetapkan tujuan organisasi yang terukur

3. Menyusun/memilih strategi untuk mencapai tujuan

4. Mengimplementasikan dan mengeksekusi strategi

5. Melakukan evaluasi

b. Jelaskan apa maksud dari bagan tersebut ?

1. Mendefinisikan kegiatan usaha utama organisasi ( core bussiness), menetapkan /mengembangkan visi dan misi organisasi.

Setiap organisasi pasti mempunyai visi,misi,dan tujuan. Visi,misi dan tujuan akan menentukan arah yang akan dituju oleh organisasi. Tanpa adanya visi,misi dan tujuan ini maka kinerja organisasi akan berjalan acak dan kurang jelas serta mudah berubah dan diombang-ambing oleh situasai eksternal.

2. Menetapkan tujuan organisasi yang terukur

Tujuan organisasi adalah suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkannya, dimana organisasi bermaksud untuk merealisasikannya & sebagai pernyataan tentang keadaan dimasa yang akan datang dimana organisasi sebagai kelompok mencoba untuk mencapainya

3. Menyusun / memilih strategi untuk mencapai tujuan

Formulasi strategi melibatkan penetapan serangkaian tindakan yang dirumuskan oleh manajemen tingkat atas dan dirancang untuk mencapai tujuan organisasi secara keseluruhan. Ada beberapa metode formulasi strategi perusahaan yang bisa digunakan antara lain :

> General Strategy Alternative

Berbagai alternative strategi umum yg biasa digunakan perusahaan antara lain :

a) Concentration Strategy

Adalah strategi di mana perusahaan hanya memfokuskan pada single line of business

b) Growth Strateg

Adalah strategi perusahaan yg mengejar pertumbuhan penjualan, keuntungan, pangsa pasar dan tujuan primer lainnya.

c) Retrenchment/Devensif Strategy

Adalah strategi yg menekankan penghematan

> Business Portfolio Models

Dirancang untuk manajemen merumuskan strategi dlm perusahaan yg besar & memiliki banyak bisnis.. Ada 2 pendekatan yg digunakan untuk mengembangkan business portfolio, yaitu:

a) BCG’S Growth Share Matrix

Adalah Pendekatan matrik pertumbuhan pangsa pasar. Suatu perusahaan harus memiliki portfolio bisnis yg seimbang, yg menghasilkan dana lebih besar daripada yg digunakannya

b) GE’s Multifactor Portfolio Matrix

Menurut GE’s Matrix, setiap perusahaan ditempatkan pada 2 dimensi didalam matrix,yaitu daya tarik industri & kekuatan bisnis. Jika menggunakan pendekatan ini, sebuah perusahaan harus menentukan faktor2 yang paling penting untuk mendefinisikan daya tarik industri & kekuatan bisnisnya. Tahap selanjutnya mengukur setiap variable

c) SWOT Matrix

Ada 4 alternatif strategi yg digunakan perusahaan, yaitu: SO, WO, ST dan WT.

Strategi SO adalah strategi yang digunakan perusahaan dgn mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki (Strengths) untuk memanfaatkan berbagai peluang (Oppurtunity).

Strategi WO adalah strategi yang digunakan perusahaan dgn seoptimal mungkin meminimalisir kelemahan (Weakness) yg ada untuk memanfaatkan berbagai peluang (Oppurtunity).

Strategi ST adalah strategi yang digunakan perusahaan dgn mengoptimalkan kekuatan (Strengths) untuk mengurangi berbagai ancaman (Threats) yg mungkin meliputi perusahaan.

Strategi WT adalah strategi yang digunakan untuk mengurangi kelemahan (Weaknesses) dalam rangka meminimalisir/menghindari ancaman (Threats).

4. Mengimplementasi dan mengeksekusi strategi

Proses dimana manajemen mewujudkan strateginya dalam bentuk program, prosedur dan anggaran. Pengembangan strategi dalam bentuk tindakan

5. Melakukan evaluasi.

Evaluasi dan pengawasan strategi merupakan tahap akhir dalam proses strategi. Pada dasarnya evaluasi mencakup 3 hal, yaitu :

a) Meriview faktor inernal dan ekternal yang menjadi dasar bagi strategi yang sedang berlangsung

b) Mengukur kinerja yang telah dilakukan dan

c) Mengambil beberapa tindakan perbaikan

2. a. Jelaskan apa definisi MISI. TUJUAN Organisasi ?

Misi Perusahaan : menjelaskan kegunaan dan alasan mengapa suatu perusahaan ada Biasanya memberikan gambaran yang jelas tentang cirri pokok

produk yang ditawarkan dan tekhnologi yang digunakan oleh perusahaan, kebutuhan konsumen yang hendak dipenuhi & konsumen yang hendak dituju, serta karakter, pasar dimana perusahaan akan bersaing, komitmen terhadap karyawan, filosofi diri serta citra perusahaan yang diharapkan dari masyarakat.

Tujuan organisasi adalah suatu pernyataan tentang keadaan yang diinginkannya, dimana organisasi bermaksud untuk merealisasikannya & sebagai pernyataan tentang keadaan dimasa yang akan datang dimana organisasi sebagai kelompok mencoba untuk mencapainya.

b. Buatlan contoh rumusan masing-masing dengan cara jelaskan dahulu apa definisi bisnis ( bidang usaha) organisasi perusahaannya.

Contoh Visi dan Misi :

PDAM TIRTA PATRIOT KOTA BEKASI

PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi merupakan Perusahaan Daerah Air Minum yang memberikan pelayanan air minum bagi masyarakat kota Bekasi khusunya di wilayah Bekasi Utara.

VISI

Visi PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi adalah menjadi perusahaan yang memberikan pelayanan air minum kepada masyarakat yang didukung dengan tenaga kerja yang profesional

MISI

1. Mengoptimalkan kapasitas terpasang dan merencanakan pelatihan pengembangan penambahan produksi.

2. Meningkatkan profesionalisme SDM melalui pelatihan keterampilan dan pengetahuan teknik operasional.

3. Menerapkan disiplin dan produktivitas kerja melalui penerapan standar operasi prosedur serta penilaian kinerja karyawan yang berorientasi perusahaan.

4. Menjadi perusahaan profitabel yang dapat memberikan kontribusi PAD kepada Pemerintah Kota Bekasi.

5. Meningkatkan kesejahteraan karyawan dan membangun citra dan rasa memiliki yang tinggi.

3. jelaskan apa yang dimaksud dengan :

a. pengertian analisis lingkungan eksternal organisasi ( EFAS ) ?

Analsis lingkungan eksternal organisasi ( EFAS) merupakan suatu analisis yang digunakan untuk menilai suatu perusahaan berdasarkan faktor eksternal. Analisis ini bisa menggunakan analisi SWOT.

b. Meliputi faktor apa saja yang dianalisis dalam analisis lingkungan sosial (makro) dan lingkungan tugas (mikro), sebutkan masing –masing ?

Lingkungan Makro

1. demografi

2. global

3. teknologi politik legal

4. sosial

5. ekonomi:

Lingkungan Mikro :

1. kompetitor

2. supplier

3. subsitusi

4. pelanggan